KESALAHAN PEMBERIAN NAMA DALAM DOKUMEN PENCATATAN SIPIL
Keterangan Gambar : Paparan Kabid CAPIL DUSDUKCAPIL Provinsi Kalbar terkait Kesalahan yang sering ada pada Dokumen Adminduk
Putussibau -
“Kesalahan yang sering ada pada adminduk adalah nama, nama sebagai identitas seseorang, contohnya nama di KTP lain pada ijazahnya beda juga, sebab Akta Kelahiran tidak dipergunakan sebagai patokan saat mendaftar sekolah akibatnya begitu memasuki jenjang pendidikan yang lebih tinggi, atau jadi penerima bansos, pembuatan paspor terjadi selisih nama bersangkutan “ ungkapnya.
Menurut Suryanto pada pencatatan dokumen kependudukan dilakukan sesuai prinsip norma agama, norma kesopanan, norma kesusilaan dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundangan -undangan, identitas anak dimulai dari pemberian nama bayi saat dilahirkan.
“ berhati-hati lah memberi nama pada anak kita, berilah nama yang mudah dibaca tidak bermakna negatif dan tidak multitafsir, hindari nama yang terlalu panjang, jumlah huruf paling banyak 60 ( enam puluh) terdapat huruf sudah termasuk spasi” ucap Suryanto mengingatkan.
“ jangan nama satu kata, jumlah kata paling sedikit 2 (dua) kata, menggunakan huruf latin sesuai dengan kaidah bahasa indonesia tidak menggunakan angka dan tanda baca, nama marga , famili atau yang disebut dengan nama lain dapat dicantumkan pada dokumen kependudukan tapi pada Akta Pencatatan Sipil yang sudah terbit terlebih-dahulu penambahan nama harus melalui Amar Putusan Pengadilan Negeri, catum gelar pendidikan, adat dan keagamaan hanya dapat dicantumkan pada Kartu Keluarga dan Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-eL) yang penulisannya dapat disingkat tapi tidak akan tercantum di dokumen Pencatatan Sipil pada Akta Kelahiran dan Akta Perkawinan serta Akta Kematian “ papar Pak Sur.
Kepala Bidang Pencatatan Sipil Provinsi Kalimantan Barat ini hadir sebagai narasumber Fasilitasi Dokumen Pencatatan Sipil dihadapan 30 peserta Fasilitasi Pelayanan Bidang Pencatatan sipil di Kabupaten/Kota Tahun 2023 di hotel Grand Banana Putussibau, Jumat (3/03/2023) lalu “ Semoga lain waktu kami bisa berkunjung ke Kapuas Hulu lagi, terimakasih “ Pak Sur panggilan akrabnya saat diwawancarai bersama rombongan di pulau Sepandan beberapa waktu lalu ( adminDKPSKH, 5/04/2023 )
SAMBUTAN KEPALA DINAS 
